TIPS DAN TRIK SELEKSI KESEHATAN MATA MINUS DAN BUTA WARNA
Hai Lexian!
Welcome back to seleksi series!
Hari ini Lexica mau bahas soal seleksi kesehatan ya,
khususnya tes mata. Yang bakal aku bahas lebih dulu adalah tes visus mata atau
gampangnya tes minus mata.

Sebelum mulai, aku mau jelasin dulu mekanisme tes visus mata
ini. Sesuai Snellen Chart di atas, ukuran huruf semakin
ke bawah akan semakin kecil. Jadi tabel huruf itu bakal diletakkan dalam jarak
tertentu (biasanya 6 meter) dan kita diminta buat menjawab huruf yang ditunjuk petugas tesnya. Tesnya per mata ya, jadi mata sebelahnya akan ditutup pakai kertas atau benda solid lain.
“Lexica berapa sih batas toleransi minus mata?”
Correct me if I'm wrong, angka 20/20 di Snellen Chart itu menunjukkan ketajaman mata normal. Menurut aku baiknya kalian bisa baca huruf yang ditunjuk petugas itu minimal banget di baris 6/7 di Snellen Chart. Asumsi personal aku mungkin minus mata di angka 0,25-0,50 masih ada kemungkinan buat lolos tes. But again, semakin ke bawah huruf yang kalian baca maka semakin bagus ya lexian.
Jawaban yang kalian
dapet di internet terkait pertanyaan diatas, mungkin justru tidak ditoleransi sama sekali. Memang seperti itu
aturan tertulisnya. Tapi di lapangan, ada beberapa temen aku yang punya minus
mata minor dan tetep lolos kok. Loh kok bisa? Jawabannya kompleks karena dipengaruhi
banyak faktor. Seperti yang kalian tau, dalam tes banyak hal yang dapat terjadi.
Jenis huruf
yang ditunjuk petugas. Ada beberapa huruf yang memang mirip sama huruf lain.
Misalnya huruf C, Q dan O. Bisa jadi kamu salah jawab karena kalo dari jarak
tertentu mereka mirip. Petugas tes akan menganggap kesalahan ini sebagai
ketidakmampuan mata kamu untuk membaca huruf tersebut dengan benar. Sebaliknya,
misalnya kalian bisa nebak-nebak dan ternyata bener, yaa mungkin dewi fortuna
lagi berpihak ke kalian. Temen kalian yang gak minus bisa dianggap minus dan
kamu yang minus bisa dianggap normal. Sekali lagi, mungkin ini asumsi liar tapi
bukan tidak mungkin terjadi yaa.
Pencahayaan. Sumpah ini ngaruh banget. Misal pas
tes lampunya tiba-tiba mati atau cuaca jadi mendung, itu bakal mempengaruhi
hasil tes kalian banget. Temen aku yang daftar tes lain waktu itu kedapetan tes
visus mata outdoor di waktu sore hari sedangkan peserta tes lain dapet di siang hari. Tebak
kondisi mana yang lebih menguntungkan? Betul, tes di siang hari dengan
pencahayaan yang sangat cukup.
Bisa jadi kamu minus minor tapi dalam sub tes
kesehatan yang lain, kondisi kamu tuh udah oke banget. Tinggi memenuhi, EKG
hasil normal, nggak ada ambeien dan lain sebagainya. Terus pas di rata-rata
sama peserta lain, kondisi kesehatan kamu lebih baik daripada temen kamu yang
emang nggak minus tapi ternyata hasil tes lainnya ada yang kurang
memenuhi. See? Anything can happens bro.
Aku ada satu tips (liar) lain yang mungkin bisa
kalian terapkan. Kalo kalian dalam posisi bisa melihat temen kamu tes visus dan
Snellen Chart bisa kalian liat dengan jelas. Kalian bisa memanfaatkan momentum
ini buat ngehafalin urutan huruf-hurufnya ya lexian.
"Lexica kalo tes buta warna gimana?"
Tes mata lain yang juga cukup banyak menjadi kontroversi adalah tes buta warna. Seperti yang kita tahu, tes buta warna itu ada tiga kategori hasil yakni buta warna parsial, buta warna penuh (monochromacy), dan mata normal. Buta warna parsial ini banyak ya macem-macemnya.
Aku jelasin dulu mekanisme tesnya gimana. Kita bakal ditunjukkan buku dengan pola seperti gambar di bawah. Kalau mata kalian normal seharusnya kalian bisa baca, ada angka tertentu dalam pola gambar itu ya. Tapi ada kemungkinan juga keluar pola pengecoh ya lexian. Aku inget banget waktu itu sempet ditanya pola warna yang nggak membentuk angka apapun. Selain itu juga, bisa jadi kalian diminta mengikuti jalur dengan menunjuk pola warna tertentu dengan jari kalian di buku itu ya. Jadi jujur nggak ada alternatif yang aku bisa kasih buat kalian yang buta warna. Saran aku kalian coba tes buta warna sebelum seleksi kesehatan yaa. Karena buta warna parsial itu macem-macem jenisnya. Buat kalian yang mau coba tes buta warna bisa klik disini ya.
"Lexica kalau aku buta warna parsial apakah bisa?"
Jawabannya tidak bisa ya lexian. Sayangnya, tidak ada toleransi bagi kalian yang menderita buta warna baik buta warna penuh maupun parsial ya.
"Lexica ada nggak cara buat mengatasi mata minus/buta warna?"
Aku tau mungkin beberapa dari kalian punya harapan yang besar buat masuk Poltekim atau Poltekip. Tapi tidak ada cara lain buat mengatasi buta warna karena itu udah bawaan genetik ya lexian. Sedangkan untuk mata minus, hanya satu cara yang aku anjurin yaitu operasi lasik mata. Selain itu menurut aku belum ada cara lain yang efektif buat mengembalikan mata normal kamu. Memang harganya tergolong sangat sangat sangat mahal lexian, yakni di rentang harga 20 - 35 juta. Itu lah kenapa banyak calon taruna/taruni yang dipatahkan semangatnya karena mata minusnya.
Untuk kalian yang matanya alhamdulillah normal, jangan berpuas diri terlebih dahulu. Kalian justru harus menjaga mata kalian dengan memperhatikan apa yang kalian konsumsi dan kebiasaan-kebiasaan apa yang harus dihindari agar tidak merusak mata kalian. Aku udah rangkum beberapa kebiasaan merusak mata yang sering dilakuin generasi kita nih.
- Menatap layar gadget terlalu lama
- Lupa membersihkan make up
- Mengabaikan masalah mata
- Tidak mengenakan kacamata hitam saat terpapar sinar UV berlebih
- Merokok
- Tidur tanpa melepas lensa kontak
- Jarang mengonsumsi buah dan sayur
- dll
Kalian mungkin sempet waktu scrolling tiktok lihat konten-konten yang bilang dengan mengkonsumsi suplemen tertentu bisa mengurangi mata minus. Aku pribadi nggak percaya ya, mungkin suplemen itu bisa menjaga kesehatan mata kalian tapi suplemen mana pun tidak bisa mengembalikan mata minus kalian seperti semula ya lexian. Jadi sifat dari suplemen itu hanya menjaga dan mencegah mata kalian semakin parah kondisinya. Apakah itu penting? I would say yes. Jangan sampe mata kalian yang normal jadi minus karena kondisi atau kebiasaan tertentu yang kalian lakuin sehari-hari. Sebelum aku tes, aku sempet mengkonsumsi jus wortel dan tomat tiap hari buat ngejaga kesehatan mata aku lexian.
Meanwhile, temen aku yang males buat jus prefer buat beli suplemen yang mengandung vitamin dan mineral yang esensial buat kesehatan mata dia. Ada dua suplemen yang menurut dia super duper worth it, yang pertama tidak lain adalah Blackmores. Kalo brand ini udah gaperlu dijelasin lagi lah ya. Produk yang kedua itu versi alternatif dari tim Blackmores yang harganya bisa buat beli buku SKD Bidik alias mahal banget. Kalian yang kaum mendang mending bisa coba beli LanaVision yang Billberry yaa. Sekali lagi, yang penting itu konsisten. Kalo kalian males bikin jus, saran aku beli suplemen yang tadi aku rekomendasiin ya lexian.
Kalo kamu tim yang mana nih lexian? Spill di comment ya!
Untuk suplemen mata yang aku belinya disini ya!

.webp)
Komentar
Posting Komentar